BKSDA Sampit Evakuasi Anak Burung Alap-alap Pasca Diunggah ke Media Sosial

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 26 Agustus 2019 - 09:48 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit mengevakuasi anak burung alap-alap, setelah diunggah di media sosial. Burung ini termasuk dalam kategori dilindungi.

BKSDA langsung mengevakuasi burung tersebut, setelah menemukan akun media sosial facebook yang diduga sempat hendak menjual hewan tersebut.

"Kami melihat ada yang posting anak burung alap-alap, kemungkinan hendak dijualnya. Terus kami telusuri dan dapat info keberadaan burung tersebut, sehingga kami evakuasi," kata Komandan BKSDA Pos Jaga Sampit Muriansyah, Minggu, 26 Agustus 2019 malam. 

Burung tersebut ditemukan seorang warga Desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kotim. Anak burung tersebut di pohon yang suda tumbang. Sehingga langsung dibawanya ke rumah. 

Jumalh anak burung alap-alap sendiri mencapai 4 ekor. Semuanya masih belum bisa terbang. Saat ini, hewan dilindungi tersebut sudah diamankan dan dibawa ke Pangkalan Bun. 

"Warga tersebut mengaku mendapatkan burung di pohon tumbang. Sehingga dibawanya pulang, dan diposting adiknya di facebook. Kemudian kami evakuasi," kata Muriansyah. 

Evakuasi burung tersebut juga tidak ada perlawanan dari pihak penemu. Karena BKSDA juga memberikan pengertian kepada pemilik, agar bisa menyerahkan hewan pemakan daging tersebut. 

"Alhamdulillah setelah kami berikan pengertian, dia paham dan bersedia menyerahkannya," terang Muriansyah. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)

Berita Terbaru