Bupati Kotim Minta Dewan Hakim dan Juri MTQ Profesional Dalam Penilaian

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 05 September 2019 - 14:16 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotim, Supian Hadi, meminta dewan hakim, juri, dan panitera MTQ Kabupaten 2019, agar profesional dalam penilaian kepada peserta lomba.

"Saya harap para dewan hakim, juri, dan, panitera MTQ Kotim bisa lebih profesional dalam bertugas. Jangan sampai ada pilih kasih dalam memberikan nilai," kata Supian Hadi, usai melantik 58 orang dewan hakim, juri, dan panitera MTQ Kabupaten Kotim, Kamis, 5 September 2019. 

Dia juga meminta kepada seluruh dewan hakim, juri, dan panitera bisa lebih independen. Jangan sampai memihak kepada kecamatan apapun.

Jika hal itu terjadi, dampaknya sangat besar bagi daerah ini. Karena kafilah yang dikirim ke tingkat provinsi bukanlah yang terbaik. Sebab, juaranya berdasarkan kedekatan kepada tim juri.

"Kalau memang bagus, berikan nilai yang bagus pula. Jangan malah nantinya yang bagus ditaruh jadi juara 2 atau 3. Sedangkan juara satu hasil dari kedekatan para juri. Ini akan menurunkan prestasi kita di tingkat provinsi nantinya," kata Supian.

Dia juga mewajibkan pada MTQ kabupaten kali ini bisa berjalan lebih baik. Tidak ada tindakan sogok-menyogok untuk meraih juara. Semua harus murni karena kualitas kafilah. 

"Jangan sampai ada tindakan sogok menyogok nantinya, karena bukan hanya merugikan kafilah lain dan daerah. Tetapi juga pertanggungjawaban kepada Allah SWT nantinya," terang Supian. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)

Berita Terbaru