Kebakaran Lahan Mendekati Permukiman Warga

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 05 September 2019 - 18:10 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Kebakaran lahan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus bermunculan. Bahkan seperti pada Kamis, 5 September 2019, kebakarna lahan mulai mendekati permukiman warga.

Seperti yang terjadi di Jalan Kapten Mulyono RT 42/07, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, Kamis, 5 September 2019. Sejumlah warga sekitar geger dengan terjadinya kebakaran lahan itu.

"Kami sangat khawatir dengan kebakaran lahan ini, apalagi sudah terjadi hampir ke permukiman tempat tinggal kami," ujar Ketua Rt 42 Syamsul Budiono, Kamis, 5 September 2019. 

Kuatnya tiupan angin membuat kebakaran lahan di lokasi itu dengan cepat meluas. Bahkan warga semakin dibuat panik saat kobaran api disertai angin kencang yang membakar lahan dan mendekati salah satu bangunan rumah. 

Dengan peralatan seadanya, warga pun berjibaku untuk berupaya memadamkan kebakaran lahan. Sambil menunggu petugas tiba di lokasi. 

"Tadi kami berupaya melakukan pemadaman dengan ember, dan peralatan seadanya. Agar api tidak menjalar ke rumah warga kami," kata Syamsul. 

Selain itu, kebakaran lahan juga terjadi di Jalan Tidar 4, kompleks perumahan Wengga, RT 6/2, Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang. Bahkan di daerah tersebut sudah tiga hari terakhir terjadi. Hingga pada hari ini merambah mendekati rumah warga. 

"Kebakaran di RT kami ini sudah terjadi dalam tiga hari terakhir. Namun hari ini puncaknya, karena hampir menjalar ke rumah warga," ujar Ketua RT 06, Yudi. 

Dia pun bersama warga sekitar berupaya melakukan pemadaman. Bahkan tim Satgas Karhutla juga lanhsung datang kelokasi. Hal itu dilakukan, karena asapnya sudah sangat mengepul. Dan mengganggu masyarakat sekitar. 

"Yang kami pikirkan tidak hanya api saja, namun kepulan asapnya juga sangat banyak. Sehingga mengganggu masyarakat," terang Yudi. 

Berita Terbaru