Pangkalan Elpiji Bersubsidi Tidak Merata Juga Menjadi Penyebab Harga Mahal

  • Oleh Norhasanah
  • 06 September 2019 - 19:06 WIB

BORNEONEWS, Sukamara -  Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Sukamara Wariyanto mengatakan, tidak meratanya keberadaan pengkalan elpiji bersubsidi di Kabupaten Sukamara juga menjadi kendala, karena harga mahal.

"Memang pangkalan gas  bersubsidi ini belum ada disetiap wilayah, sehingga membuat penyaluran ketingkat masyarakat sebagai konsumen menjadi kendala," ujar Wariyanto, Jumat, 6 September2019.

Menurut Wariyanto, lokasi yang jauh dari pangkalan juga akan menjadi beban bagi masyarakat, mengingat untuk mendapatkan gas harus menempuh jarak yang jauh. Apabila mengambil kepengecer harga akan menjadi lebih mahal.

"Sehingga ini juga akan kita akan bahas bagaimana agar harga yang dijual ditingkat pengecer tetap terkendali," terangnya.

Asisten I tersebut menambahkan, langkah-langkah yang akan dilakukan untuk mengendalikan harga ditingkat pengecer adalah dengan menentukan Harga Eceran Tertinggi (HET) ditingkat kecamatan, sehingga harga dipantok menyesuaikan dengan kondisi yang ada di lapangan.

"Kalau Kecamatan Pantai Lunci sudah menetapkan HET gas 3 Kilogram ini, nantinya kecamatan-kecamatan lain juga akan ditetapkan sesuai dengan situasi dan kondisi daerah masing-masing sehingga harga ditingkat pengecer tetap terkendali," kata Wariyanto. (NORHASANAH/B-5)

Berita Terbaru