Gerakan Sayang Ibu Tingkatkan Kualitas Perempuan Tekan Kematian Ibu dan Bayi

  • Oleh Norhasanah
  • 12 September 2019 - 08:58 WIB

BORNEONEWS, Sukamara - Gerakan Sayang Ibu (GSI) yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DinsoPMDPP-PA) Sukamara untuk  tingkatkan kualitas perempuan dalam menekan angka kematian ibu dan bayi di Bumi Gawi Barinjam.

"GSI ini adalah gerakan melalui pemberdayaan masyarakat, terutama pemberdayaan perempuan," kata Kepala DinsosPMDPP-PA Sukamara, Aji Nugraha, Kamis, 12 September 2019.

Menurutnya, gerakan tersebut juga untuk meningkatkan komitmen masyarakat serta pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia dengan menambah pengetahuan, kesadaran dan kepedulian dalam integratif dan sinergi.

"Ini untuk mengembangkan kualitas perempuan dalam upaya percepatan penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dam Angka Kematian Bayi (AKB) di wilayah kita," ujarnya.

Aji melanjutkan, kesehatan ibu dan anak adalah merupakan salah satu wujud hak asasi perempuan dan anak, namun untuk saat ini kesehatan ibu dan anak, khususnya bayi baru lahir merupakan tugas bersama.

"Ini menjadi tugas kita semua, baik pemerintah, masarakat, organisasi kemasyarakatan, organiasi perempuan dan organiasi profesi," tukas Aji Nugraha. (NORHASANAH/B-5)

Berita Terbaru