Bupati Katingan Sebut Kebakaran Lahan Gambut Sulit Dipadamkan

  • Oleh Abdul Gofur
  • 14 September 2019 - 08:36 WIB

BORNEONEWS, Kasongan - Bupati Katingan Sakariyas menyebut bahwa kebakaran yang terjadi di lahan gambut akan sulit dipadamkan. Hal itu dirasakan sendiri oleh Bupati Sakariyas saat memadamkan kebakaran lahan gambut di Desa Jahanjang, Kecamatan Kamipang, Jumat, 13, September 2019.

Ya, kegiatan Jumat Beriman dialihkan ke Desa Jahanjang guna memadamkan kebakaran hutan dan lahan di desa itu.

Bupati Sakariyas memimpin langsung proses pemadaman api yang membakar lahan gambut. Setiap perwakilan SOPD mengirimkan paling sedikit 10 orang laki-laki dalam kegiatan tersebut.  

Selain dari unsur PNS, program Jumat Beriman ini juga melibatkan TNI/Polri, Satpol PP, Tagana, BPBD, dan masyarakat peduli api.

Di sela memadamkan kebakaran, Bupati mengaku kesulitan memadamkan api di lahan gambut tersebut. Pasalnya, saat disemprotkan air, api tidak langsung padam. Masih ada kepulan asap dari dalam.

Untuk memadamkan satu titik api di lahan gambut, kata Sakariyas, membutuhkan waktu hingga beberapa lamanya.

Menurutnya, lahan gambut di wilayah Jahanjang ini cukup dalam. Diperkirakan lebih dari 5 meter.

Jika api sudah menjalar sampai dikedalaman lebih dari 1 meter, pemadaman akan sulit dilakukan. Meski tanah bagian atas sudah padam, bagian bawah masih menyala.

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Katingan Akhmad Rubama membenarkan jika lahan gambut yang terbakar akan sangat sulit dipadamkan.

Selain wilayah Kecamatan Kamipang, Kecamatan Tasik Payawan juga bergambut tebal. Kemudian sebagian di wilayah Katingan Hilir dan Kecamatan Mendawai. Bahkan kedalaman lahan gambut di wilayah hilir Katingan itu mencapai hingga 10 meter atau lebih. (ABDUL GOFUR/B-3)

Berita Terbaru