Polres Kotim Ambil Sampel Tanah di Lokasi Kebakaran Lahan Kawasan Perkebunan Sawit

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 20 September 2019 - 19:42 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Penyidik Polres Kotim bersama Dinas Lingkungan Hidup mengambil sampel tanah dari lokasi kebakaran lahan di salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Jumat, 20 September 2019. 

"Hari ini kami melakukan penyelidikan lanjutan terhadap kasus kebakaran lahan di perkebunan kelapa sawit. Bersama DLH Kotim, kami mengambil sampel tanah dari lahan yang terbakar," kata Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel, yang langsung memimpin penyelidikan lanjutan itu.

Pengambilan sampel tersebut bekerjasama dengan Laboratorium dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotim. Mereka datang bertiga dan mengambil sampel di 4 titik lahan yang terbakar. 

Sampel yang diambil mulai dari tanah gambut bagian atas yang terbakar, hingga tanah gambut bagian dalam. Mereka nantinya akan menguji tanah tersebut, guna mendapatkan hasil terang terkait dengan kebakaran lahan di areal korporasi itu. 

"Ini langkah kami sebsgai upaya penyelidikan, apakah nanti dapat dilanjutkan ke tingkat penyidikan atau tidak," kata Rommel didampingi Kasat Reskrim, AKP Ahmad Budi Martono. 

Lokasi kebakaran lahan tersebut sendiri sudah dipasang garis polisi. Bahkan di titik yang diduga awal mula terjadi kebakaran. Sedangkan lahan yang terbakar di areal tersebut mencapai 5 hektare. 

Sementara, lokasi kebakaran lahan milik korporasi tersebut sangat jauh dari perkotaan. Jaraknya mencapai 3 jam perjalanan melalui jalur darat. Lahan yang terbakar sendiri masih semak belukar, belum ada ditanami pohon sawit atau lainnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)

Berita Terbaru