Libur Sekolah di Kotawaringin Timur Ditambah 3 Hari

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 21 September 2019 - 19:42 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Libur sekolah dari mulai dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga SMP kembali diperpanjang, yakni ditambah 3 hari. Hal itu berdasarkan koordinasi antara Dinas Pendidikan dengan Bupati Kotim, Supian Hadi. 

"Hasil koordinasi dengan Bupati Kotim, libur sekolah ditambah 3 hari," kata Kepala Dinas Pendidikan Kotim, Suparmadi, Sabtu, 21 September 2019. 

Sebelumnya pemerintah mengeluarkan kebijakan meliburkan sekolah selama 6 hari, dan berakhir pada Sabtu 21 September 2019 ini. Namun karena kabut asap di Sampit masih terus terjadi, pihaknya kembali menambah libur selama 3 hari. 

"Jadi libur masih berlangsung hingga Rabu, 25 September 2019 mendatang. Penambahannya dimulai Senin, 23 September 2019," kata Suparmadi. 

Sementara itu, pihaknya berharap kabut asap sudah hilang. Dan kualitas udara di Kotim juga kembali normal. Sehingga pendidikan di daerah ini kembali berjalan seperti biasa. 

"Saya mengajak seluruh elemen masyarakat agar berdoa kondisi cuaca daerah ini kembali normal. Sehingga pendidikan di Kotim bisa berjalan seperti biasanya," harap Suparmadi. 

Sementara, kondisi cuaca di Sampit sendiri pada Sabtu, 21 September 2019 pagi masih berkabut. Jarak pandang hanya 100 meter saja, sedangkan kondisi kualitas udara masih diangka 413.529 mikrogram, dan masuk dalam kategori berbahaya. 

Sedangkan dari prediksi BMKG, pada hari ini beberapa kecamatan berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai petir dan kilat. Yakni di Kecamatan Cempaga Hulu bagian barat, dan Parenggean bagian utara. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)

Berita Terbaru