Pemerintah Sediakan Sarana Produksi untuk Dukung Petani

  • Oleh Agustinus Bole Malo
  • 22 Oktober 2019 - 23:22 WIB

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Barito Timur, Riza Rahmadi mengatakan sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk mmenyediakan sarana produksi untuk mendukung petani.

Diketahui, pada sistem ekonomi karakyatan, masyarakat memegang peranan aktif dalam kegiatan ekonomi, sedangkan pemerintah menciptakan iklim yang sehat bagi pertumbuhan dan perkembangan dunia usaha.

Hal ini disampaikan saat membaca sambutan Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas diacara pelatihan teknik budidaya tanaman perkebunan kopi di Kantor Desa Tewah Pupuh, Kecamatan Benua Lima, Selasa 22 Oktober 2019.

Dalam upaya menciptakan iklim yang sehat bagi pertumbuhan dan perkembangan dunia usaha, Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui dinas pertanian melakukan perluasan areal tanam kopi rakyat seluas 36 hektare dengan melibatkan petani penerima hibah bantuan sebanyak 72 orang yang terdiri dari 3 kelompok tani di Desa Tewah Pupuh, Desa Turan Amis, dan Desa Apar Batu.

"Upaya perluasan areal tanam ini akan dilanjutkan pada tahun berikutnya," imbuhnya.

Dia menambahkan upaya perluasan areal tanam kopi sebagai bentuk penganekaragaman tanaman perkebunan rakyat selain tanaman karet yang sudah mata pencaharian utama petani pekebun di Barito Timur.

"Perluasan areal tanam kopi nanti akan didukung dengan penyediaan sarana produksi pertanian berupa bantuan bibit, pupuk serta herbisida yang disalurkan melalui Dinas Pertanian Barito Timur," paparnya.

Dia berharap melalui pelatihan ini petani memiliki wawasan, pengetahuan dan ketrampilan dalam teknik budidaya kopi. (AGUSTINUS BOLE MALO/B-6)

Berita Terbaru