Tiga Desa Akan Jadi Pilot Project Peternakan Ayam Petelur Sumber Dana CSR

  • Oleh Agustinus Bole Malo
  • 31 Oktober 2019 - 14:08 WIB

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Tiga Desa di Kabupaten Barito Timur akan menjadi pilot project peternakan ayam petelur bersumber dari bantuan tanggung jawab sosial perusahaan atau yang lebih dikenal dengan sebutan SCR (Corporate Social Responsibility).

"Pada triwulan keempat ini kita ingin mempercepat pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh pemerintah daerah dalam hal ini dinas pertanian, kita memanfaatkan dana CSR yang ada di perkebunan besar swasta (PBS) kelapa sawit," kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Barito Timur, Riza Rahmadi di kantornya. Kamis, 31 Oktober 2019.

Riza menjelaskan bahwa ada tiga perkebunan besar swasta yang bernaung di bawah satu grup perusahaan yang akan memberikan bantuan CSR ke tiga desa.

"Masing-masing yaitu Desa Siong dan Desa Murutuwu Kecamatan Paju Epat serta Desa Bambulung Kecamatan Pematang Karau. Jadi kita harapkan ada sinergi antara PBS ini dengan perintah desa tersebut" imbuhnya.

Pemerintah desa juga akan bersinergi dengan BUMDes dan kelompok peternak untukmu mengelola bantuan CSR dalam bentuk bibit ayam petelur tersebut.

"Dari manajemen PBS akan membantu bibit ayam petelur yang berumur 4 bulan dan pakan ayam selama 60 hari," kata Riza.

Diharapkan pada bulan ke tujuh ayam-ayam itu sudah menghasilkan telur sehingga hasil dari penjualan telur bisa dipakai untuk membeli pakan dan mengembangkan peternakan tersebut.

"Jadi ini pilot project saja di tiga desa, diharapkan di tahun-tahun berikut kita bisa bekerjasama dengan PBS-PBS itu bisa berkontribusi lebih besar lagi bagi desa atau masyarakat yang ada di sekitar kebun mereka," papar Riza.

Dalam proyek ini, PBS mendistribusikan langsung bantuannya ke desa-desa yang menjadi target, Dinas Pertanian hanya memfasilitasi secara teknis untuk melakukan pembinaan. (AGUSTINUS BOLE MALO/B-5)

Berita Terbaru