Status Siaga Kathutla Berakhir, Pagi Hari Masih Muncul Kabut Asap di Pangkalan Bun

  • Oleh Wahyu Krida
  • 08 November 2019 - 15:02 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Walau status Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kalteng berakhir 31 Oktober 2019, namun di lapangan masih terjadi kebakaran hutan hingga menyebabkan kabut asap  pada pagi hari.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar)  Petrus Rinda, Jumat, 8 November 2019 menjelaskan hingga saat ini  Tim Satgas masih terus melakukan upaya pemadaman karhutla belakangan ini masih sering terjadi.

"Berdasarkan data yang ada jumlah hotspot tahun ini sekitar 1.984. Sedangkan munculnya kabut asap pada pagi hari belakangan merupakan kiriman dari daerah lain. Contohnya di Kecamatan Kotawaringin Lama, asap Karhutla merupakan kiriman dari Kabupaten Sukamara," jelasnya.

Kemudian munculnya kabut asap di wilayah  Kumai belakangan ini pada pagi hari adalah dampak Karhutla yang terjadi di wilayah pesisir.

Hal lain menurut Petrus, selain Karhutla dan kabut asap pada pagi hari masyarakat juga diharapkam mewaspadai kondisi cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi pada November 2019 

"Karena berdasarkan data yang kami terima dari BMKG mulai awal November 2019 sudah memasuki musim hujan," jelasnya.

Petrus menjelaskan selain banjir, masyarakat juga waspada adanya pohon tumbang dan angin ribut.

"Guna mengantisipasi kondisi  banjir dalam kota, kegiatan normalisasi sungai kecil dan gotong royong membersihkan drainase yang sering terjadi banjir," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-6)

Berita Terbaru