SPBU Abaikan Petani dan Nelayan, DPRD Kotim Minta Laporan

  • Oleh Naco
  • 08 November 2019 - 16:16 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur H Rudianur menyebut jika seluruh SPBU wajib memprioritaskan para petani dan nelayan dalam mendapatkan BBM bersubsidi. 

"Apabila ada SPBU yang mengabaikan petani dan nelayan maka bisa dilaporkan ke DPRD, dam DPRD akan melaporkan masalah ini kepada Pertamina," kata Rudianur, Jumat, 8 November 2019.

Petani kata dia yang ingin mendapatkan BBM subsidi jangan lagi ditahan-tahan, karena BBM subsidi dianggarkan untuk kalangan petani dan nelayan. 

"BBM subsidi bukan untuk dilangsir, ditimbun, dan disalurkan kepada pengusaha. Parahnya jika BBM subsisi ini disalahgunakan justru dibiarkan, sementara kalangan petani menjerit mencari BBM subsidi," tegas Rudianur.

Ia mengaku prihatin atas kesulitan masyarakat yang masih banyak mengadu bahwa kesulitan dengan BBM subsidi ini, padahal kuotanya jelas ada.

Tentu itu jada tanda tanya kemana kuota BBM subsidi itu. Persoalan itu harus ditelusuri,  sejauh ini pihaknya masih belum ada menerima laporan keluhan dari kalangan petani terkait kelangkaan BBM subsidi itu. 

“Kita tunggu jika ada yang melaporkan ke kami, tapi biasanya petani dari daerah selatan kalau kesulitan pasti ada menghubungi, dan mungkin ini karena pernah kita tekan kepada pengusaha minyak agar petani jangan diabaikan," pungkasnya. (NACO/B-5)

Berita Terbaru