Pemkab Barito Utara akan Pulangkan PSK Lembah Durian di Akhir November

  • Oleh Ramadani
  • 09 November 2019 - 18:10 WIB

BORNEONEWS, Muara Teweh - Pemerintah Kabupaten Barito Utara akan memulangkan PSK di lembah durian KM 3,5 atau yang biasa disebut lokalisasi Merong, pada akhir November 2019. Hal itu berdasarkan hasil rapat pemerintah daerah, Jumat, 9 November 2019.

Sekda Barito Utara, Jainal Abidin, menegaskan, pada November ini seluruh wilayah di Indonesia sudah harus bebas dari prostitusi.

"Regulasi sudah sangat jelas maupun tahapan-tahapan yang dilakukan. Seperti peraturan dan keputusan bupati,” kata Jainal Abidin, Sabtu, 9 November 2019.

Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi. Hasilnya, ada mekanisme penetapan pemulangan PSK dengan pendampingan dari Dinas Sosial PDM, Satpol PP, dan Kesbangpol Barito Utara.

“Kesbangpol agar benar-benar mengantar sesuai tujuan ke dinas sosial masing-masing provinsi atau daerah asalnya.Terkait penetapan tanggal, akan dilakukan koordinasi,” kata Jainal Abidin.

Sementara itu, plt Kepala Dinas Sosial PMD Barito Utara, Eveready Noor menambahkan bahwa untuk pemulangan PSK, pemkab menyediakan tiket pesawat, angkutan dari Muara Teweh - Banjarmasin, dan provinsi asal mereka.

“Kami juga memberikan biaya hidup mereka sesebesar Rp 5,5 juta per orang yang akan langsung ke rekening”ucap Eveready Noor.

Pasca penutupan, pemerintah akan mendirikan posko pengamanan di lokalisasi, memberikan pembinaan kepada pemilik wisma, serta  melakukan patroli rutin. (RAMADHANI/B-11)

Berita Terbaru