Tetangga Dianiaya Gara-gara Suara Walet

  • Oleh Naco
  • 03 Desember 2019 - 17:06 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Lo harus berurusan dengan hukum atas perbuatannya yang menganiaya tetangganya Kurnain. Perbuatan itu dilakukan karena masalah suara burung Walet.

"Saat itu mau berangkat ke pengajian, dia memaki-maki, saya disebut bangsat segala macam. Tidak saya hiraukan namun dia tetap memaki lalu saya suruh keluar," kata korban.

Perbuatan itu dilakukan Lod pada Jumat, 27 September 2019 sekitar pukul 19.00 WIB di Desa Rubung Buyung, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotim.

Setelah diminta keluar terdakwa keluar membawa tombak dan kapak. Tombak itu sempat diarahkan ke korban, namun berhasil ditangkis. Hingga korban mengambil tombak ikan, namun saat itu terdakwa menyerangnya dengan Kapak.

Korban berupaya menangkis dan berhasil menjatuhkan kapak itu, namun melukai bahu korban. Karena tidak terima terdakwa dilaporkan dan diproses oleh Polsek Cempaga.

"Akibat kejadian itu korban tidak bisa menggerakkan lengannya," kata saksi Abdul.

Atas keterangan saksi tersebut terdakwa membenarkan dan tidak membantahnya. Sidang dilanjutkan pekan mendatang dengan agenda pemeriksaan terdakwa. (NACO/B-6)

Berita Terbaru