Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Pegunungan Bintang Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Warga Sempat Mengira Kompor Meledak saat Penembakan Bandar Sabu

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 14 Desember 2019 - 19:32 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Personel Polsek Ketapang menembak seorang bandar sabu berinisial H (42), di Jalan Iskandar 14, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Penembakan tersebut sempat dikira warga sekitar kompor meledak.

"Saya kira ada kompor meledak. Setelah dilihat ternyata ada bandar narkoba yang ditembak polisi karena mau lari," ujar warga berinisial I, kepada borneonews.co.id, Sabtu, 14 Desember 2019. 

Dia mengatakan, penangkapan tersebut sempat mengagetkan warga sekitar. Apalagi sempat terjadi kejar-kejaran antara polisi dan tersangka pemilik sabu. 

Warga sekitar tidak berani keluar rumah dan melihat langsung penangkapan bandar sabu tersebut. Karena mereka takut terjadi hal yang tidak diinginkan. 

"Hanya beberapa warga saja yang mencoba keluar rumah melihat penangkapan tersebut. Sedangkan yang lain memilih melihat dari kejauhan," kata warga. 

Tersangka H ditembak di kaki kanannya. Hal itu terpaksa dilakukan polisi karena dia berupaya lari. Apalagi salah satu temannya berhasil kabur.

"Kami terpaksa mengambil tindakan terukur. Karena tersangka lari, dan kami tidak ingin kehilangan jejak," kata Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel melalui Kapolsek Ketapang AKP Wiwin Junianto Supriadi. 

Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti berupa 21 paket sabu, timbangan, alat hisap, pipet kaca, dan sejumlah barang bukti lainnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)

Berita Terbaru