Ketua Komisi II DPRD Kapuas Minta Pemkab Inventarisasi dan Kaji Potensi PAD

  • Oleh Dodi Rizkiansyah
  • 18 Desember 2019 - 18:20 WIB

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kapuas, Syarkawi H Sibu meminta pemkab untuk menginventarisasi dan mengkaji potensi sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah atau PAD.

"BPPRD Kapuas supaya segera melakukan rapat koordinasi dan konsolidasi untuk mengkaji potensi sekaligus menginventarisasi sumber-sumber PAD," kataSyarkawi, Rabu, 18 Desember 2019.

Menurut dia, kedua hal tersebut penting sekali dilaksanakan Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Kapuas. Guna pengoptimalan dan peningkatan pendapatan daerah.

"Sehingga kita mendapatkan perhitungan atau estimasi target PAD ke depan itu jelas. Berorientasi kepada sumber atau potensinya," katanya.

Dia mencontohkan, seperti pengelolan bangunan sarang burung walet, hari ini terdata ada sekitar 2.000 lebih di Kabupaten Kapuas.

"Kami ingin tahu sarang walet 2.000 itu di mana saja. Serta bagaimana tata kelola proses perpajakan dan retribusi terkait dengan sarang walet selama ini," tuturnya.

Selain itu, dia juga berharap dapat dilakukan penyesuaian terhadap peraturan-peraturan yang selama ini diterapkan dalam menghasilkan Pendapatan Asli Daerah atau PAD di Kabupaten Kapuas.

"Kami harapkan perlu juga penyesuaian regulasi dengan dinamika hari ini. Termasuk penyempurnaan perda yang sudah dijalankan selama ini," harapnya.

Dia menilai dari sisi hukumnya masih ada ruang yang kosong. Dan tidak bisa untuk pemungutan. Dan itu perlu diatur ulang. (DODI RIZKIANSYAH/B-11)

Berita Terbaru