Aplikasi Pilkada / Software Pilkada Terbaik Untuk memenangkan Pilkada 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Pengguna dan Pengedar Sabu Terancam 6,5 Tahun Penjara

  • Oleh Naco
  • 08 Januari 2020 - 11:36 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Hatta Anharun alias Ateng pengguna dan pengedar sabu terancam hukuman selama 6,5 tahun penjara. Tuntutan dibacakan Rabu, 8 Januari 2020 oleh Jaksa Rahmi Amalia.

Dihadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Sampit yang diketuai oleh Niko Hendra Saragih, terdakwa dianggap bersalah melanggar Pasal 112 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Terdakwa dijatuhi pidana denda sebesar Rp 800 juta subsider 4 bulan penjara," kata jaksa dalam tuntutannya itu.

Jaksa menyebutkan terdakwa diamankan pada Rabu, 9 Oktober 2019 sekiar jam 13.00 WIB di rumahnya, Jalan Seribu Dahan Rt 021, Rw 008, Kelurahan MB Hulu, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotim.

Dari hasil penggeledahan, ditemukan 1 bungkus plastik kecil berisi sabu dengan berat 0,64 gram, 3 buah potongan sedotan plastik, pipet kaca dan 1  pak plastik klip kecil bening di dalam kotak kaca, timbangan digital, uang Rp 400 ribu dan ponsel.

Sabu itu sisa yang sudah digunakan dan akan dijual. Sabu tersebut didapat dengan cara membeli dengan memerintahkan Uji. Saat itu, terdakwa membeli seberat 1 gram dengan harga Rp 1,5 juta. Setelah mendapatkan sabu, terdakwa membawa Uji menggunakannya sebagai upah Uji mencarikan sabu atas perintahnya tersebut.

Terdakwa sendiri berhasil menjual 2 paket sabu dengan harga per paketnya Rp 400 ribu. Tersangka tercatat 4 kali menyuruh Uji membeli sabu sejak dua bulan terakhir ini. (NACO/B-7)
 

Berita Terbaru