Banjir di RSUD dr Murjani Sampit Membuat Pelayanan Operasi Terhenti

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 17 Februari 2020 - 16:35 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Banjir yang juga melanda sejumlah titik di Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD dr Murjani Sampit, juga berdampak terhadap pelayanan operasi yang terhenti untuk sementara waktu. 

Banjir di rumah sakit tersebut terjadi sejak Minggu malam, 16 Februari 2020, juga masuk ke ruang operasi. Sehingga hingga sore hari tidak ada pelayanan operasi. 

"Banjir sempat masuk ke ruang operasi, sehinga sementara tidak ada operasi," ujar Wakil Direktur Bidang Pelayanan RSUD dr Murjani Sampit Yudha Herlambang, Senin, 17 Februari 2020. 

Dirinya menerangkan, saat ini petugas masih melakukan sterilisasi di rungan tersebut. Sebagai upaya agar nanti malam pelayanan operasi bisa dilaksanakan. Sehingga bisa memberikan layanan lagi terhadap para pasien yang dirawat di rumah sakit. 

"Mudah-mudahan tidak ada halangan, nanti malam pelayanan operasi bisa kembali dilaksanakan," kata Yudha. 

Sementara, banjir yang melanda RSUD dr Murjani samoit terjadi sejak Minggu sore hingga malam hari kemaren. Lorong menuju kamar pasien juga digenangani air yang tingginya hingga atas mata kaki. 

Selain itu, masjid yang ada di tempat tersebut juga dilanda banjir. Hingga membuat salat Magrib dan Isa tidak bisa dilaksanakan. Saat ini banjir sudah turun, dan tidak lagi menggenangi rumah sakit tersebut. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)

Berita Terbaru