Legislator Nilai Sarana dan Prasarana Disdukcapil Kotawaringin Barat Memprihatinkan

  • Oleh Wahyu Krida
  • 19 Februari 2020 - 20:30 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kalangan DPRD Kotawaringin Barat menilai sarana dan prasarana dinas dukcapil memprihatinkan. Padahal itu penting untuk menangani masalah krusial terkait administrasi kependudukan.

Ketua Komisi A DPRD Kobar, Rizky Aditya Putra, Rabu, 19 Februari 2020 mengatakan, minimnya peralatan dan sarpras itu berdampak pada pelayanan kepada masyarakat yang menjadi tidak maksimal.

"Sebagai contoh, printer khusus untuk mencetak KTP elektronik yang dimiliki Disdukcapil Kobar cuma 1 unit. Demikian juga dengan server data kependudukan hanya 1 unit," jelas Rizky.

Hal itulah yang membuat masyarakat seringkali harus berulang kali datang ke kantor tersebut, lantaran KTP elektronik miliknya tidak bisa dicetak dengan cepat.

"Bukan hanya itu saja, sarpas bangunan kantor tersebut juga tidak signifikan untuk menampung masyarakat yang mengurus administrasi kependudukan," jelas Rizky.

Terkait itu, Rizky menambahkan, Disdukcapil Kobar sudah mengajukan peningkatan sarpras sejak tahun 2017.

"Akibat kurangnya sarpras ini, tidak semua penduduk Kabupaten Kobar terlayani maksimal untuk mengurus administrasi kependudukan. Berdasarkan data mereka, cuma sekitar 60 - 70 persen masyarakat yang bisa terlayani," jelas Rizky.

Untuk itulah, DPRD Kobar terus mendorong Pemkab Kobar memerhatikan  peningkatan sarpras disdukcapil.

"Karena administrasi kependudukan merupakan hal yang krusial dalam kehidupan masyarakat," pungkasnya. (WAHYU KRIDA/B-11)

Berita Terbaru