Kepala KUA Kapuas Murung Harapkan Penyuluh Agama Lebih Inovatif dan Ikuti Perkembangan

  • Oleh Dodi Rizkiansyah
  • 28 Februari 2020 - 18:31 WIB

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kepala Kantor Urusan Agama atau KUA Kecamatan Kapuas Murung H Nabchan mengharapkan penyuluh agama Islam yang bertugas di kantornya bisa lebih inovatif lagi dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi.

Terutama setelah 5 Penyuluh Agama Islam Kapuas Murung itu sudah mengikuti pembinaan penyuluh agama Islam konten dakwah via medsos yang dilaksanakan Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas belum lama ini.

"Saya berharap semoga dengan pembinaan, dan banyak materi didapatkan, itu jadi modal sebagai bekal atau inovasi dalam menerapkan konten Dakwah via Media Sosial oleh para penyuluh kami," ucapnya, Jumat, 28 Februari 2020.

Karena saat ini seiring dengan dunia internet biasa disebut dunia maya semakin berkembang di kalangan masyarakat, dan sedikit banyak akan mempengaruhi seseorang  dalam kehidupan sehari-hari.

“Seiring dengan kecenderungan masyarakat tersebut penyuluh agama dalam berdakwah juga harus berbenah diri agar pesan yang disampaikan tepat sasaran dan memiliki jangkauan yang lebih luas," katanya.

"Saat ini dakwah tidak cukup hanya dilaksanakan dalam pertemuan majelis taklim, dan pengajian tetapi juga bisa masuk ke dalam dunia medsos,” lanjutnya.

Perkembangan zaman yang pesat mendorong penyuluh agama lebih inovatif dalam berdakwah, apalagi berdakwah dimedsos yang notabennya anak-anak muda yang kebanyakan memiliki pemahamannya tajam, oleh karena itu penyuluh agama harus memperhatikan isi kontennya dengan baik.

“Berdakwah via medsos itu 3 yang harus diperhatikan yaitu konten harus bermanfaat, menyejukkan, membawa kedamaian tanpa SARA," tuturnya.

Kemudian konten harus dikemas dengan menarik, responsif menyesuaikan dengan tren aktual sesuai isu yang berkembang di masyarakat dengan menggunakan metode. "Itulah harapan kami," harapnya.

Adapun KUA Kapuas Murung memiliki 5 Penyuluh Agama Islam, yakni H Jambri obyek penyuluh Desa Muara Dadahup, Pinhabi Desa Palingkau Sejahtera, Misbah Desa Bumi Rahayu, Ustazah Rusdiah Desa Palingkau Jaya, dan Yayu Hendriani Desa Tajepan. (DODI RIZKIANSYAH/B-6)

Berita Terbaru