Mabuk dan Ngamuk hingga Pukuli Para Pengguna Jalan, Pelajar Ini pun Ditangkap Warga

  • Oleh Wahyu Krida
  • 15 Maret 2020 - 20:20 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Ulah brutal oknum pelajar asal Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) memang keterlaluan. Sudah mabuk, ngamuk, hingga memukul warga yang tengah melintas di jalan. 

Remaja yang masih duduk di bangku sebuah sekolah di  Kobar ini tanpa alasan yang jelas memukuli sejumlah pengendara motor yang melintas di Jalan lintas Pangkalan Bun - Kumai, depan SMKN 2 Pangkalan Bun, Desa Pasir Panjang, Sabtu malam, 14 Maret 2020.

Akibat ulahnya tersebut menurut Kepala Desa Pasir Panjang Tamel Otol, Minggu, 15 Maret 2020, remaja itu pun ditangkap warga Desa Pasir Panjang.

"Tadi malam sekitar pukul 23.00 WIB, kami mendapat laporan bahwa terjadi  keributan di wilayah desa kami. Katanya  ada remaja yang mabuk arak ngamuk dan memukul sejumlah pengendara sepeda motor menggunakan balok kayu," jelas Tamel.

Menurut Tamel,  warga yang melihat ulah brutal remaja itu kemudian beramai ramai menangkapnya.

"Bahkan pelaku saat itu sempat dan dipukuli warga. Setelah itu kami menghubungi polisi dan pelaku dibawa ke Polsek Arsel,” jelas Tamel.

Salah satu korban aksi pemukulan menggunakan kayu balok yaitu Amy Malinda (25) didampingi suami dan anaknya, warga Perumahan Permata Hijau, Desa Batu Belaman Kecamatan Kumai saat memberikan keterangan saksi korban pada penyidik Polsek Arsel menceritakan kejadian yang menimpa dirinya.

"Saya memang sengaja melapor kejadian yang menimpa saya, siang ini. Karena tadi malam saya tidak bisa langsung melapor, lantaran saya masih kesakitan habis dipukul pelaku,” ujar Amy. (WAHYU KRIDA/B-5)

Berita Terbaru