Gubernur Kalteng Serahkan BLT Untuk 3.012 Warga Terdampak Covid-19 di Kabupaten Gunung Mas

  • Oleh Nopri
  • 30 Mei 2020 - 07:00 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran menyerahkan bantuan langsung tunai (BLT) bagi masyarakat Kabupaten Gunung Mas yang terdampak Covid-19 di pendopo rumah jabatan Bupati Gunung Mas, Kuala Kurun.

Bantuan Langsung Tunai tesebut sebesar Rp 1,506 miliar dan secara simbolis diserahkan oleh Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran kepada Bupati Gunung Mas Jaya S. Monong, yang nantinya akan disalurkan kepada 3.012 kepala keluarga tersebar di 11 Kecamatan di Kabupaten Gunung Mas, masing-masing sebesar Rp 500 ribu per kepala keluarga.

Dalam kesempatan itu Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran menyampaikan penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak Covid-19 merupakan kewajiban moral dan panggilan tugas. Untuk itu kami terjun langsung ke berbagai kalangan masyarakat di perkotaan bahkan ke pelosok daerah di Provinsi Kalteng.

"Saya sadari mungkin saja ada keluarga yang belum mendapatkan bantuan sosial, baik yang bersumber dari dana APBN maupun APBD, untuk itu saya instruksikan kepada instansi terkait bersama Babinkamtibnas dan Babinsa diberbagai pelosok Kalteng untuk secara seksama menelusuri kembali keluarga-keluarga yang terdampak Covid-19 yang belum mendapatkan bantuan, untuk segera didata agar bisa mendapatkan bantuan sosial pada kesempatan berikutnya," kata, Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran, Sabtu, 30 Mei 2020.

Selain itu, Gubernur Kalteng tersebut juga kembali mengimbau seluruh masyarakat kalimantan tengah untuk selalu patuh dan dengan penuh kesadaran menjalankan semua protokol kesehatan yang telah disosialisasi dan diedukasikan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah agar dapat terhindar dari penyebaran Covid-19 tersebut.

"Seperti selalu rajin cuci tangan, selalu menggunakan masker saat berakitivas diluar rumah, selau jaga jarak, jangan bersalaman, makan makanan bergizi, dan konsisten melakukan social dan physical distancing," tutupnya. (NOPRI/m)

Berita Terbaru