Ratusan Hektare Lahan Kelompok Tani Diduga Digarap Pihak Perusahan Sawit

  • Oleh Naco
  • 03 Juli 2020 - 15:15 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Ratusan hektare lahan kelompok tani Panarung Pambelum, di Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur diduga digarap oleh perusahaan sawit.

Pasalnya, kegiatan di lapangan mengerahkan sejumlah alat berat. Bahkan ada yang menjaganya. "Sangat tidak mungkin jika yang menggarap itu pihak masyarakat, karena itu lahan kelompok tani. Kalau perorangan tidak mampu sebanyak itu. Kami curiga itu perusahan," tegas Luji Dewar, pengurus kelompok tani itu.

Luji mendesak agar pihak pemerintah provinsi maupun kabupaten turun, karena dirinya meyakini kegiatan itu tanpa mengantongi izin.

"Dalam waktu dekat ini kami akan bersurat ke pemerintah, agar dihentikan aktivitas itu," ucap Luji, Jumat, 3 Juli 2020.

Dia menyebut, mereka dari kelompok tani sudah beberapa kali meminta agar aktivitas itu dihentikan. Akan tetapi hanya berhenti sebentar saja.

"Kami akan laporkan tindakan mereka itu dan saya yakin akan terbongkar perusahaan apa yang membuka lahan itu," tandasnya. (NACO/B-7)

Berita Terbaru