Tukang Servis Televisi di Palangka Raya Jadi Korban Penganiyaan

  • Oleh Parlin Tambunan
  • 03 Juli 2020 - 20:31 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Slamet 48 tahun, seorang tukang servis televisi warga Jalan Cakra Buana, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya menjadi korban penganiyaan yang dilakukan oleh Sungkowo atau bapak oval. Penganiyaan terjadi seusai korban pulang dari kerjanya pada Rabu 1 Juli 2020.

"Saat itu saya pulang kerja, belum turun dari motor tiba-tiba dia ngajak ribut kemudian langsung mukul muka saya. Kemudian mencekik sambil berkata, ayo selesaikan masalah kemarin begitu kata Sungkowo," ucap Slamet saat ditemui di tempat kerjanya, Jumat 3 Juli 2020.

Korban mendapat pukulan 2 kali pada bagian wajah dan cekikan di leher, hingga jaket korban robek, akibat terkena tarikan.

Korban menduga pelaku melakukan penganiyaan terhadap dirinya lantaran tersinggung karena beberapa bulan yang lalu korban sempat melarang pelaku mengunjungi rumahnya.

"Ketika itu ia ke rumah saya ingin bertemu adik angkat saya, namun saya tegur karena ia sudah beristri, kemungkinan dari situ permasalahannya," tuturnya seraya menambahkan, kalau pelaku beritikat baik dan meminta maaf, korban akan memaafkan.

Kapolresta Palangka Raya Kombes Dwi Tunggal Jaladri melalui Kasatreskrim Kompol Todoan A Gultom membenarkan adanya laporan penganiyaan tersebut.

"Ya benar, kami telah menerima laporan penganiyaan itu dan saat ini masih kami lakukan pemeriksaan," tandasnya. (PARLIN TAMBUNAN/B-6)

Berita Terbaru