Cluster Kalsel Semakin Mengkwatirkan Barito Timur

  • Oleh Agustinus Bole Malo
  • 05 Juli 2020 - 14:51 WIB

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Penularan Covid-19 dari wilayah Kalsel telah menjadi kluster baru yang mengkhwatirkan, pasalnya 5 kasus positif terbaru di Barito Timur berasal dari wilayah tersebut.

Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Barito Timur, Simon Biring menjelaskan, kondisi ini semakin diperparah tidak adanya tempat isolasi khusus bagi mereka yang hasil rapid testnya reaktif.

"Ini yang jadi masalah sekarang kita tidak punya tempat isolasi, beberapa waktu lalu kalau ada yang reaktif langsung kita isolasi, sekarang kita suruh pulang dan melakukan isolasi mandiri, kalau orangnya tidak disiplin bisa menulari banyak orang," ungkapnya, Minggu 5 Juli 2020.

Dia memprediksi, jika masalah ini tidak segera diatasi maka dalam beberapa Minggu ke depan jumlah kasus positif Covid-19 bisa meningkat signifikan hingga tiga kali lipat.

"Kalau tidak dibantu untuk menyiapkan tempat isolasi kami bisa kewalahan, yang isolasi mandiri juga kami tidak bisa awasi, seperti bidan yang sedang menjalani isolasi mandiri tapi bepergian ke Samarinda itu," imbuhnya.

Karena itu, Simon meminta masyarakat Barito Timur untuk mewaspadai penularan Covid-19 melalui Cluster Kalsel tersebut dan sungguh-sungguh menjalankan protokol kesehatan.

"Sekarang kembali kepada kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan tanpa perlu dipaksa," tegasnya.

Data kumulatif kasus positif Covid-19 Kabupaten Barito Timur hingga Sabtu 4 Juli 2020 total berjumlah 22 orang.

Dari jumlah ini 11 orang masih dalam perawatan, 10 orang telah sembuh dan 1 orang meninggal dunia. (BOLE MALO/B-6)

Berita Terbaru