Pejabat Kementerian Meninjau Penangkaran Ikan Arwana di Kecamatan Mandomai

  • Oleh Rokim
  • 13 Juli 2020 - 17:35 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Palangka Raya, Iromo mendampingi kunjungan Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim pada Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Safri Burhanudin ke tempat budidaya Arwana milik PT Kresnatirta Pusaka Lestari di Kabupaten Kapuas, Minggu 12 Juli 2020.

PT Kresnatirta Pustaka Lestari milik Arif ini sudah melakukan usaha penangkaran Arwana sejak 2010. Di lahan miliknya di Kecamatan Mandomai ini ada 80 kolam ukuran 15 x 50 meter dengan isi ikan arwana setiap kolam 50 ekor, sehingga keseluruhan berjumlah 4.000 ekor.

Kehadiran Deputi Menkomarves ini untuk memastikan pengiriman ekspor ikan Arwana lancar, karena selama masa pandemi Covid 19 ini mengalami kendala dari sisi penerbangan.

Di Kalteng, Arif merupakan salah satu eksportir ikan Arwana kesejumlah negara. Arif merupakan pengusaha bidang perikanan yang telah mengantongi dokumen Cites dari KSDA Kalimantan Tengah, sedangkan HC dari BKIPM Banjarmasin.

Dengan berpindahnya kewenangan penerbitan dokumen Cites dari Kementerian Lingkungan Hidup ke Kementerian Kelautan dan Perikanan maka diperlukan penyesuaian administrasi dan pengelolaan teknis pengawasan dan monitoring terhadap dokumentasi treacebility penangkaran ikan arwana dan CKIB (cara budidaya ikan yang baik) untuk mendukung pelaksanaan ekspor.

Dalam kunjungan ini rombongan KemenkoManVes sempat didemonstrasikan ikan Arwana Red Banjar mengeluarkan anak dari mulut induknya (panen ikan Arwana) dan cara penyuntikan chip ke dalam tubuh ikan Arwana pada ikan ukuran panjang 12 Cm. (ROKIM/B-6)

Berita Terbaru