Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Majene Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Sukamara Ranch Berdayakan Masyarakat dalam Pengadaan Pakan Sapi

  • Oleh Norhasanah
  • 22 Oktober 2021 - 16:00 WIB

BORNEONEWS, Sukamara - PT. Prima Nusantara Abadi Kobar (PNAK) berkomitmen bekerjasama dengan masyarakat dalam pengadaan pakan ternak sapi yang dikembangbiakkan di Sukamara Ranch. Perusahaan CBI Group milik pengusaha nasional asal Kobar H Abdul Rasyid AS ini siap menampung hasil panen singkong milik warga wilayah pesisir.

"Kita komitmen menampung hasil panen singkong yang sudah dalam bentuk gaplek, sebagai bahan pakan ternak sapi," kata Herd Of Cattle Division PT PNAK, Lalu Suherman, Jumat, 22 Oktober 2021.

Saat ini jumlah singkong yang sudah dijual masyarakat kepada PT PNAK mencapai 2 ton. Sementara untuk estimasi kebutuhan singkong untuk pakan akan bertahap disesuaikan dengan jumlah sapi yang digemukkan

"Sekarang baru satu kali pengambilan karena masyarakat masih mempersiapkan penanaman. Belum dilakukan secara masif. Di samping populasi sapi di PNAK juga belum terlalu banyak, saat ini baru 270 ekor," ujarnya.

Sementara itu, warga Kecamatan Pantai Lunci, Hadiarto mengatakan, dengan adanya kerjasama dalam pemberdayaan masyarakat akan sangat membantu dan menjadi nilai tambah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Adanya program pemberdayaan masyarakat ini, kita sangat bersyukur, mudah-mudahan ini adalah kesempatan yang baik bagi kami dalam menambah penghasilan," tukas Hadiarto. 

Kebun singkong milik warga Lunci.
Kebun singkong milik warga Lunci.

Camat Pantai Lunci, M Yunus mengatakan bahwa kerjasama yang terjalin antara PT. PNAK dengan masyarakat perlu apresiasi positif. "Tanggapan cukup baik, kita berharap melalui kerjasama ini bisa meningkatkan pendapatan masyarakat," ucap Yunus, Kamis, 21 Oktober 2021.

Untuk merangsang semangat masyarakat dalam memanfaatkan program tersebut, kecamatan mengarahkan setiap desa di wilayah itu memulai menanam singkong sebagai pilot project. "Melalui anggaran desa kami arahkan untuk memulai menanam sebagai percontohan di desa, agar masyarakat kita termotivasi," ujarnya. (NORHASANAH/B-5)

Berita Terbaru