Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Kaur Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

DPRD Kalteng Dukung Program Food Estate, Diyakini akan Berdampak Pada Kemajuan Daerah

  • Oleh Donny Damara
  • 02 Desember 2021 - 06:30 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kalteng merupakan salah satu daerah di Indonesia yang dipercayakan oleh Presiden Joko Widodo untuk mengembangkan Program Strategis Nasional (PSN) Food Estate tepatnya di 3 wilayah yakni Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau sebagai tempat food estate padi dan Kabupaten Gunung Mas tempat food estate singkong.

Setelah ditunjuknya Kalteng dan dipercayakan untuk mengembangkan program ketahanan pangan, maka dukungan dari berbagai pihak mengalir dan salah satunya DRPD Kalteng dan diyakini PSN food estate ini akan berdampak pada kemajuan daerah.

Ketua DPRD Kalteng, Wiyatno mengaku bersyukur dan bangga Provinsi Kalteng khususnya Kapuas, Pulang Pisau, dan Gunung Mas dipilih oleh Presiden RI sebagai lokasi atau tempat pengembangkan program food estate padi maupun singkong tersebut.

"Dengan adanya program food estate ini tentunya akan berdampak pada kemajuan Bumi Tambun Bungai secara menyeluruh khususnya 3 kabupaten yang dijadikan lokasi food estate itu," kata Wiyatno, Senin 29 November 2021.

Akan tetapi pada dasarnya agar program ini bisa sukses ke depan tentunya memerlukan dukungan semua pihak, termasuk instansi terkait lainnya maupun masyarakat secara luas.

Yang tidak kalah penting yaitu berbagai aspek menyangkut sektor pendukung lainnya seperti keberadaan infrastruktur jalan maupun jembatan, irigasi, ketersediaan sumber daya manusia (SDM) di antara para pekerja atau petani maupun penyuluh pertanian serta hal-hal penting untuk mendorong kesuksesan program itu perlu diperhatikan.

Food estate merupakan rencana pemerintah pusat dan menjadi salah satu dari PSN 2020 - 2024 di bawah kendali dan pengawasan langsung dari Presiden Joko Widodo. PSN Food Estate berada di Pulang Pisau dan Kapuas, Provinsi Kalteng seluas ±165.000 hektare.

Awalnya ada 3 provinsi yang menjadi alternatif pilihan untuk mengembangkan food estate yakni Sumatera Selatan, Meuroke dan Kalteng. Setelah melalui proses panjang dan pengkajian matang Kalteng terpilih menjadi daerah yang dipercayakan.

Mengutip dari pernyataan Kabiro Humas Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Endra Atmawidjaja Kalteng dipilih menjadi salah satu daerah yang mengembangkan food estate karena memiliki curah hujan yang cukup tinggi kemudian suplai airnya cukup bagus. Di 2 kabupaten itu juga ada petani yang sudah berpengalaman atau transmigran.

Selanjutnya lahan yang ada sudah terbuka, sebab dulunya pada masa kepemimpinan Presiden ke 2, Soeharto tepatnya 1998 pernah dikembangkan program lahan Gambut (PLG) 1 juta hektare, tapi 1 juta hektare ini tidak semua lahan pertanian dan akhirnya program tersebut mengalami kegagalan.

Alasan lain Kalteng dipilih untuk mengembangkan food estate sebab lahan aluvialnya masih besar. Aluvial merupakan jenis tanah yang terbentuk karena endapan. Dari hasil evaluasi, lahan aluvial berada di Blok A dan Blok D.


TAGS:

Berita Terbaru