Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Lampung Timur Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Mukhtarudin Kecam Pernyataan Edy Mulyadi yang Diduga Hina Kalimantan

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 23 Januari 2022 - 19:50 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Anggota DPR RI asal Kalimantan Tengah Mukhtarudin turut mengecam pernyataan Edy Mulyadi terkait pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) baru di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Mukhtarudin pun tak terima jika masyarakat di Pulau Borneo yang diduga dihina oleh Edy Mulyadi.

"Saya mengecam keras dan meminta saudara Edy Mulyadi untuk mencabut kata-katanya dan meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat Penajam Paser Utara khususnya, dan masyarakat Kalimantan pada umumnya," tegas Mukhtarudin, Minggu, 23 Januari 2022.

Dia juga mendesak aparat kepolisian untuk menindaklanjuti secara hukum dugaan ujaran kebencian tersebut secara obyektif, trasparan dan tuntas.

"Sikap dan kata-kata saudara Edy Mulyadi dan kawan-kawan sangat mengusik harga diri masyarakat Kalimatan, serta membuat keresahan dan kegaduhan yang bisa mengancam persatuan dan kesatuan bangsa," kesal Mukhtarudin.

Agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan serta ketertiban dalam bingkai NKRI, Mukhtarudin pun mengimbau semua pihak, agar kasus Edy Mulyadi disikapi dengan santun dan tidak melanggar hukum.

"Kita tunjukan bahwa masyarakat Kalimantan itu selalu selalu cinta damai dan menjaga kesantunan maupun adab," pungkas Mukhtarudin.

Diketahui, lewat video di akun Instagram, Edy Mulyadi menyebut Ibu Kota Negara (IKN) baru di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur sebagai tempat pembuangan anak jin.

"Ini ada sebuah tempat elit, punya sendiri, yang harganya mahal, punya gedung sendiri, lalu dijual, pindah ke tempat jin buang anak," kata Edy Mulyadi dalam sebuah video yang beredar di media sosial. (DANANG/B-11)

Berita Terbaru