Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Merauke Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Dewan Minta Pemko Palangka Raya Antisipasi Inflasi

  • Oleh Hendri
  • 09 Mei 2022 - 19:50 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Jhony Arianto Satria Putra mendorong Pemerintah Kota (Pemko) setempat untuk dapat menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok untuk mengantisipasi terjadinya inflasi khususnya pasca hari besar keagamaan Idulfitri.

"Gubernur Kalteng sebelumnya juga telah menginstruksikan kepada seluruh pemerintah daerah agar menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok untuk mencegah kenaikan harga. Saya sangat setuju dengan hal tersebut. Jaga terus ketersediaan stok barang, jangan sampai sampai terjadi inflasi harga barang," katanya, Senin, 9 Mei 2022.

Menurut legislator Partai Nasdem ini, berbagai upaya untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas harga kebutuhan pokok perlu dilakukan, seperti mengelar operasi pasar murah dan lain sebagainya, agar masyarakat dapat mendapat harga bahan pokok yang wajar.

"Yang turut diperhatikan adalah masyarakat kita yang dalam lingkup ekonomi menengah ke bawah, karena jika ada kenaikan harga signifikan akan membuat mereka kesulitan. Kita juga perlu awasi pedagang-pedagang yang bandel, yang suka menimbun bahan pokok. Ini demi masyarakat kita,” tegasnya.

Jhony juga meminta, agar instansi terkait dapat terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap kecukupan stok barang dengan berkoordinasi dan bersinergi antar institusi, untuk memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi barang.

Selain itu, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) diharapkannya agar melakukan kajian terhadap kemungkinan opsi stabilitas harga jangka panjang dengan pemanfaatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

"Saya harapkan agar pihak terkait untuk terus rutin berkomunikasi dan menghimbau kepada masyarakat agar dapat bijak dalam berbelanja. Jangan sampai nanti terjadi kelangkaan barang, yang berimbas pada kenaikan harga kebutuhan pokok," tutupnya. (HENDRI/B-7)

Berita Terbaru