Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Nabire Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Dewan Minta Pengawasan Terhadap Kendaraan Angkutan PBS Diperketat

  • Oleh Donny Damara
  • 06 Agustus 2022 - 15:30 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekretaris Komisi IV DPRD Kalteng, Tomy Irawan meminta kepada pemda bersama pihak terkait supaya dapat memperketat pengawasan terhadap kendaraan milik perusahaan besar swasta (PBS) yang kerap melintasi jalan umum.

Tomy mengatakan, pengetatan pengawasan penting dan sangat perlu dilakukan tidak hanya guna mencegah kerusakan jalan akibat dilintasi angkutan dengan muatan berlebih atau over loading, namun juga menjadi patokan terhadap kedisiplinan PBS dalam menaati aturan yang sudah ditetapkan.

"Pengawasan itu juga untuk melihat seberapa jauh kedisiplinan perusahaan terhadap aturan yang ada. Apalagi kami mendapat informasi, baru-baru ini ada video yang beredar di media sosial bahwa ada angkutan PBS yang melintas di pile slab Bukit Rawi. Hal ini jangan sampai dibiarkan," ucapnya, Sabtu, 6 Agustus 2022.

Politisi PAN ini mengungkapkan, setelah mendapatkan informasi itu pihaknya pin akan berusaha mengonfirmasi hal tersebut ke ke Balai Besar Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), mengingat pembangunan pile slab tersebut berasal dari anggaran APBN.

Terlepas dari itu, Tomy berharap agar ada upaya penindakan tegas yang dilakukan oleh pemerintah daerah khususnya aparat penegak hukum. Apabila, memang nantinya telah terbukti benar bahwa yang melintas di ruas pile slab Bukit Rawi merupakan angkutan PBS maka bisa diberikan sanksi.

“Alangkah baiknya apabila sudah selesai dikerjakan secepatnya diresmikan. Sehingga aturan yang tertuang dalam Perda nomor 7 tahun 2012 tentang jalan umum dan jalan khusus bagi angkutan PBS, terutama menyangkut penindakan bagi pelanggar bisa diterapkan," ujarnya.

"Apalagi dari video itu banyak muncul asumsi, mulai dari pelanggaran hingga angkutan berat yang melintas tersebut memang mendapatkan izin dari balai dalam rangka menguji kelayanan jalan, ini yang perlu di selidiki dan diberikan pencerahan kepada masyarakat luas dan harapan kita juga untuk selanjutnya kendaraan angkutan berat tidak melintasi jalan itu kecuali banjir," tukasnya. (DONNY D/B-5)

Berita Terbaru