Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Halmahera Barat Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Dewan Dorong Pemenuhan Pembangunan Berbagai Sektor di Kalteng

  • Oleh Donny Damara
  • 16 Agustus 2022 - 13:50 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Kuwu Senilawati mendorong pemda supaya dapat melakukan pemenuhan pembangunan berbagai sektor di wilayah Kalteng.

Kuwu mengatakan, momentum HUT RI yang ke-77 tahun ini harus dapat dijadikan sebagai pemetik semangat memerdekakan seluruh lapisan masyarakat dan juga daerah dari kemiskinan maupun ketertinggalan di berbagai aspek.

"Kita tidak bisa pungkiri selama 77 tahun Indonesia merdeka masih banyak sebagian masyarakat yang belum merasakannya. Kita memang merdeka dari penjajahan, tapi dari kemiskinan dan ketertinggalan masih belum," ucapnya, Selasa, 16 Agustus 2022.

Dia mencontohkan, salah satu yang masih banyak belum dirasakan oleh sejumlah kalangan masyarakat terutama dipelosok yaitu jaringan listrik dan telekomunikasi. Artinya masih banyak daerah yang tertinggal dan belum benar-benar merasakan merdeka.

"Khususnya di Kalteng sendiri, masih banyak wilayah terutama pedesaan yang belum teraliri jaringan listrik dan telekomunikasi. Ini hanya sekedar salah satu contoh, belum lagi yang lain-lain. Tentu menjadi pekerjaan pemerintah untuk memperhatikan hal ini," tuturnya.


Dirinya berharap, mulai dari sekarang hingga tahun-tahun yang akan datang pemerintah baik pusat dan daerah khususnya Kalteng bisa terus bekerja maksimal guna untuk menuntaskan kemiskinan dan ketertinggalan.

Menurutnya, pemerintah wajib mensejahterakan masyarakat terlebih umur Indonesia yang sudah sangat tua tidak mungkin harus seperti ini saja. Tentu perlu ada upaya optimal guna memajukan negara ini secara menyeluruh.

"Semoga saja dengan adanya kerja keras pemerintah dan semua pihak termasuk masyarakat apa yang menjadi tujuan bersama dapat terwujud yaitu menjadikan Indonesia maju. Selamat menyambut HUT RI yang ke-77 tahun," imbuhnya. (DONNY D/B-7)

Berita Terbaru