Aplikasi Pilwali (Pemilihan Walikota) Kota Sibolga Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

DBD Meningkat, Warga Lakukan Fogging Swadaya

  • 11 Februari 2016 - 19:18 WIB

PENULIS LAPORAN : Koko Sulistyo

KASUS demam berdarah dengue (DBD) yang terjadi di Desa Kapitan, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, membuat warga resah. Apalagi, warga menilai, tidak ada upaya serius dari pihak Dinas Kesehatan (Dinkes).   

Akhirnya, sejumlah warga yang tergabung dalam relawan DBD melakukan fogging massal di tujuh rukun tetangga (RT). "Ini murni masyarakat yang punya inisiatif untuk melakukan fogging, dana swadaya sebesar Rp1,5 juta mereka gunakan untuk menyewa alat, bahan bakar dan obatnya," kata Kepala Desa Kapitan, Mulkan, Rabu (10/2/2016).

Mulkan mengakui, sebenarnya pihak Dinkes melakukan fogging di desa mereka. Tapi masyarakat beranggapan, fogging yang dilakukan Dinkes tidak menyentuh secara keseluruhan.

Aksi masyarakat tersebut juga dilatarbelakangi banyaknya warga yang terserang DBD. "Terutama di RT 3, 4 dan 5 yang terserang, jadi daripada menunggu Dinkes, pemuda berinisiatif melakukan fogging pada Minggu, 7 Februari," paparnya.

Namun, upaya warga untuk memberantas nyamuk melalui fogging mendapat tanggapan berbeda dari pihak Dinkes. Mulkan mengaku, gara-gara fogging swadaya ia dipanggil pihak dinkes dan dituding tidak mau berkoordinasi dengan Dinkes. Padahal menurut Mulkan, pihak Kelurahan sudah berkoordinasi, tetapi tidak ada langkah konkret dari dinkes.

Selain Desa Kapitan, warga di Perumahan Pinang Merah juga berencana melakukan fogging massal secara swadaya. Warga mengganggap Dinkes masih setengah hati dalam penanganan kasus. "Kalau belum jatuh korban mereka (Dinkes) belum turun," kata Deni, warga Pinang Merah. (KK/B-2)

Berita Terbaru