Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Lebong Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Pungutan Ekspor Sawit Dialokasikan untuk Kesejahteraan Petani Sawit

  • Oleh Testi Priscilla
  • 26 Februari 2023 - 09:30 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Divisi Pemungutan Biaya dan Iuran Crude Palm Oil, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS Ahmad Munir mengatakan, pungutan ekspor kelapa sawit yang dihasilkan oleh BPDPKS selalu dialokasikan untuk kesejahteraan petani sawit di Indonesia.

"BPDPKS itu dananya berasal dari pungutan ekspor produk turunan sawit yang dimasukan ke penerimaan negara dan dialokasikan untuk kesejahteraan petani sawit," kata Munir dalam rilisnya kepada Borneonews pada Sabtu, 25 Februari 2023.

Menurut Munir, hal ini juga telah dirinya sampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Sawit Baik 2023 bertemakan Pentingnya Peranan BPDPKS Untuk Kesejahteraan Petani pada 20 Februari lalu di Sebatik, Provinsi Kalimantan Timur.

"Selain alokasi untuk kesejahteraan petani sawit, pungutan ekspor itu juga dialokasikan untuk program biodiesel sehingga harga TBS tetap stabil," tutur Munir lagi.

Munir menjelaskan bahwa tujuan peremajaan sawit rakyat atau PSR yaitu untuk meningkatkan produktivitas kelapa sawit berkelanjutan.

"Selain itu juga ada program sarana dan prasarana seperti pupuk, bibit, jalan dan juga termasuk pengairannya," jelas Munir lagi.

Dana yang didapatkan BPDPKS menurut Munir adalah dari hasil pungutan ekspor sawit jadi dari konsepnya ialah sawit untuk sawit.

"Selain itu juga ada pengembangan SDM yaitu memberikan beasiswa pada anak-anak petani sawit. Program riset dan promosi penyediaan program biodiesel dan lain-lain," bebernya. (TESTI PRISCILLA/)

Berita Terbaru