Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Bangli Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Wapres Maruf Amin Sebut Kalteng Penyangga IKN Dapat Menciptakan Ekonomi Eksklusif, Asal Perhatikan Poin ini

  • Oleh Marini
  • 24 Oktober 2023 - 16:30 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma'ruf Amin mengatakan, peran strategis Kalimantan Tengah (Kalteng) sebagai daerah penyangga IKN Nusantara dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi yang eksklusif, merata, dan berkelanjutan. 

Namun untuk mencapai itu harus memperhatikan beberapa poin penting agar pertumbuhan ekonomi semakin positif dan memberikan pengaruh kepada negara luar.

Sejumlah poin tersebut, yakni menyiapkan infrastruktur sarana prasarana, SDM dan menggali sektor potensial termasuk perdagangan lintas wilayah.

Selain itu, menerapkan falsafah "Isen Mulang" pantang menyerah dalam menggerakkan berbagai sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Tidak kalah penting, yakni mengelola dengan lebih banyak kekayaan SDA, komoditas pertanian unggulan, pariwisata ramah muslim dan sebagainya.

Agar punya nilai tambah juga perlu menggencarkan hirilisasi agar produk unggulan Kalteng tembus pasar mancanegara.

"Perlu diketahui, Kalimantan Tengah telah mewakili Indonesia dalam Paviliun City Of Charms pada perhelatan China-Asean Expo 2023," katanya saat memberikan kata sambutan pada pengukuhan Pengurus Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) tahun 2023-2025, di aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng, Selasa, 24 Oktober 2023.  

Pada pameran tahunan bertaraf internasional tersebut, ia mengatakan Pemprov Kalteng berkesempatan berpartisipasi mempromosikan potensi daerah yang dimiliki.  

Pameran tahunan bertaraf internasional tersebut, menurut Amin, bertujuan untuk meningkatkan hubungan persahabatan, mempercepat pembangunan, dan mempromosikan kerja sama di berbagai bidang, terutama perdagangan, investasi dan pariwisata.

"Terlebih wilayah Kalteng 1,5 kali luas Pulau Jawa, tentu memiliki sektor pertambangan atau perkebunan maupun lainnya yang menarik bagi negera lain. Sehingga, dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi yang positif untuk digali," tandasnya. (MARINI/J)

Berita Terbaru