Sepekan, Perampok Bank BRI Belum Juga Tertangkap

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 19 Mei 2016 - 18:20 WIB

BORNEONEWS, Kotawaringin Timur - Sudah sepekan terakhir pengejaran terhadap para pelaku perampokan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Desa Pundu, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) belum juga membuahkan hasil.

Sejak kejadian Kamis (12/5/2016), polisi belum juga berhasil meringkus para pelaku yang membuat Bank BRI merugi Rp500 juta, serta seorang nasabahnya kehilangan Rp100 juta saat hendak menyetorkan uang ke bank tersebut.

Perampokan oleh enam orang tersebut diduga kuat bukan warga asal Kalimantan. Mereka terbilang sangat profesional, bahkan sangat rapih dan tidak meninggalkan jejak yang dapat menjadi acuan polisi untuk meringkus mereka. Rekaman CCTV di bank tersebut juga diambil para pelaku sehingga polisi tak memiliki bukti rekaman wajah mereka.

Kapolres Kotim AKBP Hendra Wirawan menerangkan, polisi masih mengejar para perampok. Polisi sudah membentuk tim untuk meringkus para perampok.

Penyebaran tim-tim dari Polres Kotim, Polsek Cempaga Hulu, dan juga Polda Kalteng sudah dilakukan. mudah-mudahan dalam waktu dekat pelaku bisa tertangkap, ujar Hendra, Kamis (19/5/2016).

Hendra mengatakan tidak akan menyerah mengejar para pelaku perampokan tersebut. Apalagi diduga kuat mereka masih berada di wilayah Kalteng ini.  Yang masih menjadi kendala dalam penangkapan tersebut, minimnya tanda bukti di lapangan. Bahkan di tempat kejadian, polisi tidak menemukan barang milik pelaku yang bisa dideteksi lebih dalam. Apalagi saat kejadian perampok itu memaki topeng, dan membawa lari rekaman CCTV.

Meskipun minim informasi, polisi terus melakukan pencarian dan pengumpulan data dari para korban, agar dapat berhasil menangkap para pelaku perampokan yang terbilang nekat tersebut. (MUHAMMAD HAMIM/N).

Berita Terbaru