Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Bintan Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Diambilalih Provinsi, Gaji Guru Kontrak SMA Belum Jelas

  • Oleh Rafiuddin
  • 11 Oktober 2016 - 11:09 WIB

BORNEONEWS, Kotim - Dialihkannya pengelolaan SMA sederajat, mulai Januari 2017 ke Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, gaji guru tenaga kontrak di Kabupaten Kotawaringin Timur, tidak jelas. Pasalnya anggaran untuk pembayaran gaji guru SMA diketahui tidak dianggarkan oleh pemerintah provinsi.

'Semua guru SMA sederajat di Kotim per 1 Januari 2017 sudah menjadi pegawai Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, termasuk masalah gaji, khususnya bagi guru non PNS atau guru kontrak. Saat ini, kami tidak tahu sistim penggajiannya, semuanya menjadi tanggung jawab pihak provinsi,' ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kotim, Suparmadi, Senin (10/10/2016).

Suparmadi menyebutkan, seiring dengan peralihan kewenangan pengelolaan Sekolah Menengah Atas (SMA) sedejarat dari pemerintah kabupaten ke provinsi. Sesuai aturan, semua guru baik, yang negeri, kontrak maupun honor akan diambilalih oleh provinsi. Termasuk penggajian mereka terhitung mulai Januari 2017 ditanggung provinsi. Karena pengalihan tersebut adalah amanat undang-undang sehingga semua guru akan dialihkan.

Saat ditanya, terkait sistim gaji guru kontrak maupun honorer di Kotim. Suparmadi mengaku, tidak mengetahuinya. Tapi dirinya akan berkoordinasi dengan dinas pendidikan provinsi terkait masalah tersebut.

'Sampai saat ini, kami belum menerima informasi terkait masalah gajih bagi guru kontrak maupun honorer,' terangnya.

Sementara itu, Haryani, seorang guru kontrak SMA di Kota Sampit mengaku, khawatir karena ada kabar bahwa pemerintah provinsi tidak ada menganggarkan gajih khususnya bagi guru kontrak.

'Katanya tidak ada anggaran khususnya bagi guru kontrak. Kalau tidak ada gajih, secara otomatis guru non PNS akan diberhentikan,' ucapnya.

Dia mengatakan, pihkanya sudah pernah bertanya ke dinas pendidikan setempat terkait sistim pembayaran gajih mereka. Namun hingga kini belum ada jawaban. Sampai saat ini, tidak ada kejelasan apakah guru kontrak tetap di pakai apa tidak. (RAFIUDIN/N).

Berita Terbaru