Coba Bobol Gedung Walet di Katingan, Lima Pemuda Ini Akhirnya Berurusan dengan Polisi

  • Oleh Abdul Gofur
  • 11 Februari 2018 - 16:22 WIB

BORNEONEWS, Kasongan - Lima pemuda ini ditangkap anggota Polsek Marikit Kabupaten Katingan karena mencoba membobol gedung sarang burung walet milik warga Desa Tumbang Dakei, Kecamatan Marikit Kabupaten Katingan, Minggu (11/2/2018) sekitar pukul 02.15 dinihari tadi.

Menurut Kapolres Katingan AKBP Ivan Adhityas Nugraha, Polsek Marikit telah mengamankan lima anak muda yang memcoba melakukan percobaan pencurian di gedung walet milik Yardie warga Desa Tumbang Dakei RT 01 RW 01 Kecamatan Marikit.

Kelima pemuda ini, masing-masing yakni, Supriadi (31) warga Desa Rabambang Kecamatan Rungan Kabupaten Gumas. Kemudian Marjuna (22) warga Desa Jalemo Masulah, Kecamatan Rungan Barat Kabupaten Gumas, dan Armaja (24) warga Desa Tumbang Manggu Kecamatan Sanaman Mantikei Katingan,  Hendra Kustanto (25) warga Desa Tumbang Manggu RT 12 Kecamatan Sanaman Mantikei Katingan serta Yohanes Ivan (17) warga Desa Tumbang Manggu Kecamatan Sanaman Mantikei Katingan.

Menurut Kapolres Ivan kronologis kejadiannya pada Minggu dinihari sekitar pukul 03.15 WIB, anggota Polsek Marikit mendapat laporan masyarakat Desa Tumbang Dakei melalui telepon yang mengatakan bahwa ada percobaan pencurian sarang burung walet milik saudara Yardie di Desa Tumbang Dakei.

Pelapor mengatakan para pelaku berjumlah lima orang yang mengendarai kendaraan roda dua (R2) sebanyak 3 unit dengan jenis kendaraan, Yamaha Vixion putih dan dua Yamaha RX-King modif. Mereka diinformasikan lari ke arah Desa Tumbang Hiran seberang menuju feri penyeberangan.

Mendapat laporan demikian sejumlah anggota Polsek Marikit berjumlah 5 personel dan Kapolsek Marikit berangkat menuju feri penyebrangan yang ada di Desa Tumbang Hiran.

Karena tidak ada feri penyebrangan yang menyeberang dari Desa Tumbang Hiran Seberang, anggota Polsek Marikit beserta kapolsek dibantu anggota linmas desa menyeberang ke Desa Tumbang Hiran seberang dengan menggunakan perahu ces. Mereka bertemu warga desa, kemudian melakukan penyisiran dengan berjalan kaki menuju tempat feri penyebrangan.

Polisi kemudian menemukan tiga unit sepeda motor itu yang terparkir di depan rumah warga. Tiga sepeda motor tersebut persis sama sesuai laporan yang di gunakan oleh para pelaku. Melihat ini, anggota polsek dibantu warga mengepung rumah tersebut dan di dapati 5 orang pemuda yang menumpang menginap di rumah tersebut.

Tanpa perlawanan kelima pemuda tersebut mengakui bahwa 3 kendaraan tersebut milik mereka. Kelima pemuda tersebut beserta barang tas bawaan dan Ranmor diamankan ke Mapolsek Marikit dengan dibawa menyeberang menggunakan feri milik desa.

Setelah dilakukan interogasi secara maraton, kelima pemuda tersebut mengakui perbuatannya bahwa memang benar mereka berupaya melakukan pencurian sarang burung walet milik Yardie warga Desa Tumbang Dakei. Namun, belum sempat berhasil sudah keburu ketahuan pemilik kemudian mereka melarikan diri ke arah Tumbang Hiran seberang dan tidak dapat mnyeberang karena pemilik feri penyeberangan istirahat. (ABDUL GOFUR/B-8).

Berita Terbaru