Setiap Puskesmas Diimbau Miliki Tanaman Obat Keluarga

  • Oleh Hardi Sarjito
  • 25 April 2018 - 18:20 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Setiap Puskesmas diimbau memiliki Tanaman Obat Keluarga (Toga) sendiri di perkarangannya. Itu sesuai dengan imbauan Kementerian Kesehatan.  

"Kementerian Kesehatan sudah menyosialisasikan harus menanam pohon kelor karena sangat bermanfaat untuk kesehatan. Selain itu juga puskesmas wajib memiliki kelompok asuhan mandiri pemanfaatan Toga dan akupresure (Pijat menggunakan benda tumpul)," kata Kepala Dinas Kesehatan Kotawaringin Barat Dwi Ratna, Rabu (25/4/2018).

Ia berharap, setiap puskesmas pada tahun 2018 memiliki kelompok toga. Kelompok toga ini tidak harus memiliki lahan untuk membudidaya yang luas. Akan tetapi, mereka cukup memiliki toga di halaman mereka masing-masing.

Ditemui terpisah, Kasi Pelayanan Tradisional Dinas Kesehatan Kotawaringin Barat Mamad Syahruni menjelaskan, minimal satu keluarga menanam lima jenis Toga di perkarangan mereka.

"Apabila dalam satu kelompok toga tersebut ada 10 orang dan masing-masih orang minimal mempunyai lima jenis toga maka total tanaman dalam satu kelompok tersebut memiliki 50 jenis Toga. Sehingga dengan Toga tersebut dapat meningkatkan stamina dan kesehatan mereka," ucapnya.

Ada empat puskesmas yang sudah melakukan Toga percontohan seperti Puskesmas Kumpai Batu Atas, Puskesmas Sungai Rangit, Puskesmas Riam Durian dan Puskesmas Palingkau. (HARDI/B-2)

Berita Terbaru