Begini Alasan Ibu saat Melahirkan lalu Membuang Bayi ke Semak

  • Oleh Budi Yulianto
  • 10 Agustus 2018 - 18:12 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul Rein Krisman Siregar membeberkan ke awak media terkait pengungkapan ibu yang diduga membuang bayi ke semak-semak di antara pohon nanas.

Press release yang berlangsung di RS Bhayangkara pada Jumat (10/8/2018) itu dihadiri pejabat utama polres.

Kemudian Kepala RS Bhayangkara Kompol Anton, Humas RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya, Theodorus Sapta Atmadja, Kepala Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya dr Ricka Brillianty dan lain-lain.

Di tempat yang sama juga dihadirkan remaja putri berinisial HL, 15, yang diduga sebagai ibu pembuang bayi tersebut. Kapolres mengatakan berdasarkan keterangan HL tinggal bersama tantenya.

Sang tante sempat curiga dengan kondisi perut HL. Saat ditanya HL menyebut tidak tahu kenapa bisa buncit.

"Jadi saat subuh (Kamis 9/8/2018) dia kencing. Mungkin pecah ketuban. Kemudian subuh, keluar bayi. Dia (HL) kaget melihat kondisi bayi sehingga berinisiatif membuang," terang Kapolres AKBP Timbul.

"Saat melahirkan, tantenya tidak tahu. Makanya dia berusaha untuk membuang," imbuhnya. Dia menuturkan HL berstatus remaja putri putus sekolah SMP. Alasan membuang bayi diduga ingin menutupi aib.

Dari hasil pengungkapan itu, polisi sudah mengamankan barang bukti. Mulai dari pakaian sampai ari-ari yang ditemukan di semak-semak tidak jauh dari bayi ditemukan.

Sementara itu dr Theodorus mengatakan bayi tersebut masih dalam perawatan intensif. Dia menyebut bayi itu lahir dengan cukup bulan.

"Hanya saja dinding perut bayi tidak menutup rapat. Jadi ada sebagian usus ke luar dari dinding perut bawaan lahir," ucapnya.

Rencananya bayi ini akan dilakukan operasi, namun masih menunggu kondisinya membaik. (BUDI YULIANTO/B-6)


TAGS:

Berita Terbaru