Motoris Kelotok di Wilayah Selatan Diminta Lengkapi Dokumen Kelayakan 

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 05 Oktober 2018 - 16:42 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Dinas Perhubungan (Dishub) Kotawaringin Timur (Kotim) meminta angkutan sungai kelotok yang ada di wilayah Selatan, terutama yang melayani penyebrangan Bagendang - Ganepo, Samuda - Pulau Hanaut, Sei Ijum, agar melengkapi dokumen kelayakan. 

"Kami akan melakukan pemeriksaan. Bagi yang tidak memiliki dokumen kelayakan, akan kami tertibkan," kata Kepala Dinas Perhubungan Kotim, Fadlian Noor, Jumat (5/10/2018). 

Dokumen kelayakan itu demi keselamatan penumpang yang menggunakan transportasi sungai. Motoris akan mengetahui kapasitas penumpang dan barang yang bisa diangkut, hingga peralatan yang perlu dilengkapi. 

"Jadi jika susah memiliki dokumen kelayakan, maka bisa dikatakan layak untuk transportasi sungai," kata Fadlian. 

Dia menambahkan, pihaknya sering menemukan motoris kelotok di wilayah Selatan yang membawa barang terutama kendaraan bermotor melebihi kapasitas.

Padahal, seharusnya kelotok penumpang hanya bisa mengangkut dua hingga tiga motor saja. Nyatanya, terkadang lebih dari itu.

"Tinggal di wilayah Selatan saja yang banyak belum memiliki dokumen kelayakan. Di Sampit, rata-rata sudah memiliki," pungkas Fadlian. (MUHAMMAD HAMIM/B-11) 

Berita Terbaru