Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Bungo Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Tindak Lanjut Kematian Ikan di Sebabi Dipertanyakan Lagi

  • Oleh Naco
  • 24 Desember 2018 - 12:10 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Ketua Komisi III DPRD Kotawaringin Timur Rimbun mempertanyakan tindak lanjut dari permasalahan kematian ikan di Sungai Buluh Tibung dan Seranau, Desa Sebabi, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotim beberapa bulan lalu.

Karena sampai kini, kata dia, tidak ada tindaklanjut yang jelas atas kematian ikan secara massal itu. Bahkan sampai kini, apa hasil dari turunya tim dari Dinas Kelautan dan Perikanan juga belum disampaikan.

Menurut Rimbun, jangan sampai salah karena sampai kini masyarakat masih menunggu. Apalagi masyarakat berkeyanikan matinya ikan itu akibat pencemaran limbah perusahaan yang meluap.

"Masyarakat masih mempertanyakan hasilnya. Apa penyebabnya sampai saat ini masih belum jelas," tegas Rimbun, Senin (24/12/2018).

Apalagi hasil uji laboraturium dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kotim juga belum memberikan kepuasan. Bahkan rencana akan dibentuk tim lagi untuk lebih memastikannya sampai kini juga masih belum jelas.

Sebelumnya, ikan mati secara mendadak di wilayah aliran Sungai Seranau. Tidak hanya ikan sungai yang jadi korban. Ikan tambak warga di sungai juga jadi korban. Keinginan mereka meminta ganti rugi sampai kini tidak jelas.

Bahkan kejadian itu sempat diduga oleh warga akibat limbah PT Sukajadi Sawit Mekar yang meluap. Tidak hanya itu, pasca kejadian tersebut pihak PT SSM mengerahkan karyawannya membersihkan sungai sekitar. (NACO/B-2)

Berita Terbaru