Pedagang Suvenir Keluhkan Kenaikkan Biaya Bagasi Pesawat

  • Oleh Agus Priyono
  • 04 Februari 2019 - 21:54 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya- Sambangi pedagang di Sentra Suvenir Pasar Besar, Kota Palangka Raya, Senin (4/2/2019), cawapres nomor urut 2, Sandiaga Uno, mendengarkan banyak keluhan. Di antaranya penambahan biaya bagasi pesawat yang diberlakukan maskapai.

Menanggapi hal itu, Sandiaga sepakat bahwa penambahan biaya bagasi memberatkan para pedagang. Akibatnya pedagang menjadi ragu untuk membeli barang dagangan.

"Kebijakan menaikkan biaya bagasi ini agak memberatkan para pedagang. Karena pedagang jadi ragu untuk membeli barang dagangan. Apalagi jika itu ukuran besar. Seharusnya ini ada sosialisasinya terlebih dahulu," ujar Sandiaga Uno.

Menurutnya, dalam penerapan kebijakan itu para pedangang semestinya mendapat pengecualian yang sesuai supaya bisa menekan dampak negatif kenaikkan biaya bagasi.

"Meski industri penerbangan sendiri butuh pendapatan, UMKM ini tetap harus dapat bantuan atau intensif juga. Agar tidak begitu berdampak negatif. Nantinya kami ingin dorong lagi produk lokal, seperti souvenir di Kalteng ini lebih maju lagi," janjinya. (AGUS/B-3)

Berita Terbaru