Personel PAM TPS  Harus Melakat pada Logistik Pemilu

  • Oleh Ramadani
  • 15 April 2019 - 21:46 WIB

BORNEONEWS, Muara Teweh – Kapolres Barito Utara AKBP Dostan Matheus Siregar menegaskan bahwa personel PAM TPS harus melekat pada logistik pemilu sampai dengan pelaksanaan pemungutan suara pada 17 April 2019.

Tidak hanya itu, personel PAM TPS juga akan terus  mengawal logistik pemilu setelah dilaksanakan pemungutan suara dan kembali ke KPU Barito Utara.

“Prinsip kami anggota pengamanan harus  melekat pada logistik KPU yang nantinya pada 17 April harus sudah sampai ke TPS,” tegas Kapolres, Senin (15/4/2019).

Kemudian, kata dia, karena curah hujan yang cukup tinggi di Kabupaten Barito Utara, pihaknya telah berkoordinasi dengan KPU untuk membungkus seluruh logistik pemilu dengan plastik guna mengantisipasi kerusakan.

“Karena rata-rata logistik pemilu saat ini terbuat dari bahan kertas,” katanya.

Kapolres berharapkan, pemilu serentak tahun ini berjalan lancar, aman, damai, dan sejuk.

Sementara Dti, Dandim 1013 Muara Teweh Letkol Inf Yusan Riawan, mengatakan bahwa prioritas TNI ialah membantu Polres Barito Utara mengamankan logistik dan pelaksanaan pemilu 2019.

“Untuk kekuatan, kami menyesuaikan dengan permintaan dari kepolisian, termasuk pengawalan logistik menuju TPS,” ucapnya. (RAMADANI/B-3)

Berita Terbaru