Kapolda Kalteng Ingin Masyarakat Mencoblos Tanpa Tekanan

  • Oleh Rahmat Gazali
  • 15 April 2019 - 22:20 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Provinsi Kalimantan Tengah Irjen Anang Revandoko ingin memastikan masyarakat nantinya tidak berada di bawah tekanan saat menggunakan hak suara pada 17 April 2019.

Kapolda menegaskan hal ini saat menggelar konferensi pers di Polda Kalteng bersama Danrem 102/Panju Panjung, Kajati, Kabinda, Bawaslu, dan KPU terkait kesiapan pelaksaan pemilu, Senin (15/4/2019).

"Kami bersinergi bersama TNI dan instansi lainnya untuk bersatu dan membantu Bawaslu mengamankan jalannya pemilu nanti," ujar Kapolda.

Ia mengingatkan masyarakat untuk memberikan suara tanpa mendapat tekanan dari pihak manapun dan memilih pemimpin sesuai hati nurani.

"Kita akan berpatroli untuk mengecek dan mengamankan sehingga praktik pelanggaran pemilu di Kalteng dapat ditekan dan masyarakat merasa nyaman untuk memilih," lanjutnya.

Sementara itu, Danrem 102/Panju Panjung Kolonel Arm Saiful Rizal memastikan bahwa 1.897 personel TNI siap membantu Polda Kalteng dalam mengamankan pemilu 17 April.

"Kita akan terus melakukan patroli pada tempat yang memungkinkan masih adanya rasa kurang aman," tegasnya. (GAZALI/B-3)

Berita Terbaru