Asisten II Setda Katingan Buka Pertemuan Tahunan Perkumpulan Petani Rotan

  • Oleh Abdul Gofur
  • 23 April 2019 - 15:16 WIB

BORNEONEWS, Kasongan - Asisten II Setda Kabupaten Katingan Ahmad Rubama membuka  pertemuan tahunan perkumpulan petani rotan Katingan di aula Bappelitbang, Selasa (23/4/2019).

Menurut Ahmad Rubama, sejauh ini pihak WWF Indonesia telah melakukan pendampingan kepada petani di daerahnya, berupa penguatan organisaasi masyarakat atau koperasi, pembuatan demplot, pendampingan penanaman dan pemanfaatan rotan serta upaya untuk membuka pasar rotan, khususnya ekspor.

"Sedangkan terkait dengan tujuan kegiatan, WWF Indonesia mencoba menjembatani produk rotan masyarakat Katingan dengan pasar konsumen rotan yang ada di Indonesia," katanya.

Salah satu persyaratannya adalah rotan-rotan yang berasal dari Katingan mesti dikelola dengan sistem yang bertanggungjawab dan lestari serta mampu ditelusuri asal usulnya.

Akhmad Rubama mengatakan, komoditi rotan merupakan sesuatu yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat Dayak di Katingan, karena secara sosial kultural rotan digunakan di kehidupan sehari-hari dan telah dibudidayakan sejak ratusan tahun lalu.

Dalam komponen pengembangan produk rotan, lanjut Akhmad Rubama, ada beberapa hal yang diprioritaskan penanganannya, yakni jaminan bahan baku yang berkelanjutan, pengembangan produk dan desain, teknologi pengolahan, infrastruktur dan kelembagaan, sumber daya manusia. 

"Dan hal yang sangat penting adalah pemasaran dan media promosi," imbuhnya. (ABDUL GOFUR/B-2)

Berita Terbaru