Hari Buruh Momentum Urai Permasalahan Ketenagakerjaan

  • Oleh James Donny
  • 01 Mei 2019 - 12:28 WIB

BORNEONEWS,  Pulang Pisau- Hari Buruh Internasional (May Day) harus menjadi momentum untuk mengurai permasalahan ketenagakerjaan. Sehingga tercapai win win solution dan keharmonisan antara dunia usaha dan pekerja. 

Demikian dikatakan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Pulang Pisau, Farisco JS Ibat, saat membacakan sambutan Bupati Edy Pratowo pada pembukaan Sosialisasi Peraturan Ketenagakerjaan Dalam Rangka Hari Buruh Sedunia, Rabu, 1 Mei 2019.

Menurutnya, dunia usaha dan pekerja adalah mitra yang harus berjalan seiring, dan harus terjadi simbiosis mutualisme. 

"Pada May Day ini dapat dijadikan juga sebagai momentum untuk mengingatkan kita akan pentingnya membangun kembali hubungan industrial yang bermartabat," kata Farisco. 

Demikian juga hari buruh ini menjadi sarana dalam memupuk hubungan dunia ketenagakerjaan yang harmonis antara pekerja, pengusaha, serta pemerintah.

"Dengan adanya kemitraan antara dunia usaha dan pekerja yang berjalan baik, sehat dan dinamis, akan mendorong pada peningkatan kesejahteraaan pekerja," katanya.

Demikian juga dunia usaha tersebut akan tumbuh dan dampaknya adalah terciptanya lapangan pekerjaan. (JAMES DONNY/B-3)

Berita Terbaru