Guru SLBN 2 Pangkalan Bun Ini Anggap Pengajar Bukan Sekadar Profesi

  • Oleh Ainun Nadzifatus Sholikhah
  • 24 Mei 2019 - 03:42 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Menjadi tenaga pengajar bukan sekadar profesi bagi guru di Sekolah Luar Biasa Negeri tau SLBN 2 Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, ini. Apalagi menjadi pengajar di sekolah yang memiliki siswa berkebutuhan khusus.

“Meskipun sebagai sarjana pendidikan umum, namun mengajar di SLB ini memiliki daya tarik tersendiri. Salah satunya bisa membantu anak-anak berkebutuhan khusus di sekolah ini.” ucap Vivin, seorang guru SLBN 2 Pangkalan Bun, saat dijumpai di sekolahnya, Kamis, 23 Mei 2019.

Daya tarik inilah membuat Vivin yang sudan tiga tabun mengajar di sekolah berlokasi di Kelurahan Madurejo tersebut tetap setia mengabdikan dirinya. Meski sekolah ini memiliki keterbatasan dana nutuk menggaji para pengajar.

Keterbatasan dana ini membuat sekolah tersebut juga memiliki keterbatasan jumlah guru.

Namun kini ia merasa sangat senang karena jumlah guru yang ada semakin bertambah. Ini karena adanya program bantuan honor guru dari PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk atau SSMS.

Ia berharap agar masyarakat maupun instansi lainnya juga bisa bergabung untuk ikut membantu meningkatkan kualitas sekolah ini, seperti yang telah dilakukan oleh SSMS.

“Adanya program seperti ini sangat membantu karena membuat guru-guru di sekolah semakin bertambah, sehingga kita bisa lebih maksimal dalam mengajar.” ungkap Vivin.

Selain itu, ia mengatakan, sekolah ini masih perlu mengembangkan ketrampilan para guru.

“Ketrampilan guru yang ada saat ini sangat terbatas. Hal ini menghambat kami saat mengikuti lomba-lomba yang sering diadakan seperti lomba menjahit, tata rias, tata boga dan sebagainya,” lanjut Vivin. (AINUN NADZIFATUS SOLIKHAH/m)

Berita Terbaru