Wakil Bupati Barito Timur Ajak Masyarakat Bayar Zakat

  • Oleh Prasojo Eko Aprianto
  • 28 Mei 2019 - 14:00 WIB

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Wakil Bupati Barito Timur Habib Said Abdul Saleh  mengajak masyarakat muslim memenuhi kewajiban dalam membayar zakat.

Selain menjadi kewajiban, pembayaran zakat juga untuk membantu masyarakat yang perekonomiannya menengah ke bawah.

Dalam hal ini Habib mengingatkan bahwa pembayaran zakat merupakan salah satu rukun Islam. Sifatnya merupakan kewajiban yang harus dipenuhi, sama seperti salat lima waktu.

Dia juga menegaskan kalau pemerintah berkomitmen penuh dalam pengawasan pembayaran zakat. "Sehingga hasil yang diproleh nantinya maksimal dan dapat disalurkan kepada kaum-kaum mustahik. Ini merupakan salah satu tugas negara juga," Ucapnya saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Selasa. 28 Mei 2019.

Menurutnya, potensi zakat di Bumi Jari Janang Kalalawah cukup besar. Salah satunya dari kalangan pegawai yang bekerja di Lingkungan Pemkab Bartim, Dia menilai, jika saja seluruh pegawai yang beragama muslim dapat menyalurkan zakat, maka hasil yang akan dikumpulkan bisa lebih besar dari biasanya.

"Begitu juga dengan potensi yang ada di perusahaan banyak sekali di sektor perkebunan dan pertambangan. Menurutnya perusahaan yang beroperasi di Bartim tentu wajib juga menunaikan kewajiban tersebut. Melihat potensi keuntungan perusahaan yang terkumpul setiap tahunnya," tuturnya.

Ketentuan pembayaran zakat di Tamiang Layang dan sekitarnya, berdasarkan surat edaran dari Kementrian Agama Kabupaten Bartim, Zakat fitrah dengan beras sebanyak 2,5 kilogram atau 3,5 liter per jiwa, Apabila diuangkan beras dengam kualitas terbaik sekitar Rp 45 ribu per jiwa, Beras dengan kualitas menengah sekitar Rp 35 ribu per jiwa dan Kualitas Beras rendah sekitar Rp 25 ribu per jiwa.

"Diharapkan apapun zenis jakatnya dianjurkan untuk  penyerahannya melalui badan amil zakat (BAZ) Barito Timur," katanya. (PRASOJO/B-5)

Berita Terbaru