Sebelum Tewas Kecelakaan Remaja Ini Pamit Mau Maulid Habsy

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 09 Juni 2019 - 16:18 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Sebelum menjadi korban tewas kecelakaan di Jalan RA Kartini, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, remaja 15 tahun ini berpamitan kepada keluarganya untuk mengisi kegiatan Maulid Habsy di salah satu tempat.

Remaja tersebut berangkat bersama temannya mengenakan sarung dan busana muslim setelah melaksanakan salat subuh.

"Saat itu, ia minta izin dengan orangtua berangkat ke sebuah kegiatan Maulid Habsy. Namun sekitar pukul 07.00 WIB, keluarga dapat kabar korban mengalami kecelakaan," ujar Haris, keluarga korban, Minggu, 9 Juni 2019.

Keluarga tidak menyangka korban meninggal dunia saat terlibat kecelakaan. Ini membuat keluarga terpukul setelah tahu kejadian tersebut.

Saat ini jasad korban korban sudah dimakamkan dekat tempat tinggal korban Gang Taufiq, Jalan Walter Conrad, Kecamatan Baamang Kotim.

Sejumlah teman sekolah dan gurunya di MTS PPKP Sampit juga datang ke pemakaman korban. 

Kecelakaan tersebut bermula ketika korban bersama temannya sesama remaja 15 tahun naik sepeda motor Supra X 125 berkendara di Jalan RA Kartini. Setelah mendekati Gang Famili ada sebuah mobil dari arah berlawanan belok ke kanan. 

Akibatnya, diduga karena korban kaget dan berupaya menghindari tabrakan, hingga terjatuh sendiri dan mengalami luka parah di bagian kepala. Ini korban tewas di tempat. Sedangkan temannya luka parah dan dirawat di rumah sakit. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)

Berita Terbaru